Kremlin menyebut kunjungan Putin kali ini membawa “harapan serius”. Selain pembicaraan resmi, agenda juga mencakup penandatanganan puluhan dokumen kerja sama dan jamuan makan malam yang dilanjutkan sesi minum teh informal antara Xi dan Putin.
Sekitar 40 dokumen diperkirakan diteken, termasuk pernyataan bersama setebal 47 halaman mengenai penguatan kemitraan strategis kedua negara dan pembentukan tatanan dunia multipolar.
Selain isu geopolitik, pembahasan proyek pipa gas Power of Siberia 2 juga diperkirakan kembali mengemuka. Proyek tersebut dirancang menghubungkan pasokan gas Rusia ke wilayah utara China.
Hubungan China dan Rusia semakin erat sejak Barat menjatuhkan sanksi terhadap Moskow akibat perang di Ukraina. Rusia kini semakin bergantung pada China sebagai mitra ekonomi utama di tengah tekanan global.
(Awaludin)