Selain itu, Jimly mengungkapkan adanya anggota ORI yang dinilai terlalu dominan dibanding pimpinan lainnya.
"Setelah kami cek, memang tidak kompak. Ada ketua, ada wakil ketua, tetapi ada anggota yang sangat dominan dan banyak menentukan," ujarnya.
Menurut dia, anggota tersebut bahkan kerap bekerja secara pribadi dengan mengatasnamakan ORI.
"Kadang-kadang bekerjanya pribadi atas nama ORI. Jadi sistem disiplin profesionalnya, yang tidak lain adalah kode etik, itu tidak berjalan," pungkasnya.
(Awaludin)