Menurutnya, tantangan yang dihadapi BGN membutuhkan tata kelola yang kuat, koordinasi lintas sektor yang efektif, serta kepemimpinan yang mampu memastikan seluruh program berjalan sesuai target dan prinsip akuntabilitas.
“Tugas ini tentu menuntut tata kelola yang kuat koordinasi lintas sektor yang efektif serta kepemimpinan yang mampu memastikan seluruh program dapat berjalan tepat sasaran tepat waktu dan sesuai dengan prinsip-prinsip akuntabilitas dalam menjalankan tugas keseharian,” ujarnya.
Prabowo secara berkala melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja seluruh anggota kabinet, termasuk jajaran BGN. Evaluasi tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai masukan dari kementerian terkait, masyarakat, hingga penerima manfaat program makan bergizi gratis.
“Tentu di dalam proses evaluasi tersebut bapak Presiden terus mendengarkan dan mendapatkan masukan dari berbagai pihak baik dari kementerian-kementerian terkait maupun dari masyarakat,” katanya.
“Termasuk dari para penerima manfaat dari program makan bergizi gratis yang dilaksanakan oleh Badan Gizi Nasional berkenaan dengan hal tersebut selama kurang lebih hampir 1,5 tahun melakukan monitoring melakukan evaluasi,” pungkasnya.
(Arief Setyadi )