JAKARTA – Sejumlah peristiwa penting tercatat dalam sejarah dunia pada 4 Juni. Mulai dari penyerahan Siprus kepada Britania Raya, pembunuhan panglima perang Tiongkok Zhang Zuolin oleh agen Jepang, hingga berakhirnya Evakuasi Dunkerque pada Perang Dunia II.
Berikut rangkuman peristiwa bersejarah yang terjadi pada 4 Juni:
1878 – Kesultanan Utsmaniyah Serahkan Siprus kepada Britania Raya
Melalui Konvensi Siprus yang ditandatangani secara rahasia pada 4 Juni 1878, Kesultanan Utsmaniyah menyerahkan pengelolaan Pulau Siprus kepada Britania Raya. Kesepakatan tersebut merupakan hasil negosiasi antara kedua pihak yang berlangsung pada awal tahun 1878.
1928 – Zhang Zuolin Dibunuh Agen Jepang
Zhang Zuolin merupakan salah satu panglima perang paling berpengaruh di Tiongkok pada awal abad ke-20. Ia menguasai wilayah Manchuria dan sempat memiliki pengaruh besar di kawasan utara Tiongkok, termasuk Beijing.
Pada 4 Juni 1928, Zhang tewas setelah kereta yang ditumpanginya diledakkan oleh sekelompok perwira Jepang. Aksi tersebut dilakukan oleh anggota Pasukan Guandong yang ingin memperkuat pengaruh Jepang di Manchuria. Setelah kematiannya, kekuasaan di Manchuria diteruskan oleh putranya, Zhang Xueliang.
1940 – Evakuasi Dunkerque Berakhir
Operasi Dynamo atau Evakuasi Dunkerque resmi berakhir pada 4 Juni 1940. Operasi militer besar-besaran tersebut berhasil menyelamatkan lebih dari 300.000 tentara Sekutu yang terjebak di Dunkerque, Prancis, saat pasukan Jerman terus mendesak dalam Pertempuran Prancis pada Perang Dunia II.
Keberhasilan evakuasi ini kemudian dikenal sebagai "Mukjizat Dunkerque" dan menjadi salah satu momen penting dalam sejarah perang.
1985 – Kelahiran Lukas Podolski
Pesepak bola Jerman, Lukas Podolski, lahir pada 4 Juni 1985 di Gliwice, Polandia. Pemain yang dijuluki "Prinz Poldi" tersebut dikenal sebagai salah satu talenta terbaik generasinya berkat tendangan kaki kiri yang kuat dan akurat.
Sepanjang kariernya, Podolski menjadi bagian penting Tim Nasional Jerman dan turut membawa negaranya meraih berbagai prestasi di pentas internasional.
2001 – Gyanendra Naik Takhta Nepal
Gyanendra Bir Bikram Shah Dev resmi menjadi Raja Nepal pada 4 Juni 2001 setelah tragedi pembantaian keluarga kerajaan yang menewaskan Raja Dipendra Bir Bikram Shah dan sejumlah anggota keluarga kerajaan lainnya.
Masa pemerintahannya diwarnai gejolak politik dan tuntutan demokratisasi. Pada 2008, monarki Nepal resmi dihapus dan negara tersebut bertransformasi menjadi republik federal demokratis.
(Awaludin)