Usut Korupsi BGN, Kejagung Didukung karena Program Strategis Harus Bersih

Arief Setyadi , Jurnalis
Selasa 09 Juni 2026 16:31 WIB
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana ditangkap Kejagung (Foto: Dok Okezone)
Share :

Hendri menekankan, keberanian aparat penegak hukum menangani dugaan persoalan pada program unggulan pemerintah juga memiliki arti penting bagi penegakan hukum secara keseluruhan. Hal tersebut menunjukkan proses hukum harus berjalan secara objektif tanpa melihat status atau besarnya program yang sedang diperiksa.

“Langkah ini bisa dilihat sebagai sinyal bahwa penegakan hukum berjalan tanpa pandang bulu, termasuk terhadap program unggulan pemerintah sendiri. Itu penting untuk menjaga kredibilitas negara,” ujarnya.

Meski demikian, ia menilai pengawasan publik tetap diperlukan agar proses hukum berjalan dan orang-orang terlibat bisa diusut hingga tuntas. Publik tetap perlu mengawal, sementara transparansi harus dijaga, proses hukum harus jelas, dan jangan sampai ada kesan tebang pilih di tengah jalan. 

Selain penegakan hukum, pemerintah juga harus menjadikan kasus ini sebagai bahan evaluasi kebijakan. “Dengan begitu, kepercayaan publik bisa terus terjaga, dan program seperti MBG tetap bisa berjalan lebih baik ke depannya,” katanya.

Dalam perkara ini, Kejagung menangkap mantan tiga pucuk pimpinan BGN, meliputi eks Kepala BGN Dadan Hindayana, dan eks dua wakilnya, Lodewjk Pusung serta Sony Sonjaya. Pengungkapan kasus rasuah itu sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo yang ingin memberangus para koruptor.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya