JAKARTA - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Papua, mengirimkan total 10 sampel DNA ke Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Jakarta, untuk memastikan identitas korban ledakan bom peninggalan Perang Dunia (PD) II di Biak Numfor, Papua.
Kapolres Biak Numfor, AKBP Ari Trestiawan mengatakan, sampel tersebut dikumpulkan dari keluarga korban maupun hasil pemeriksaan postmortem terhadap potongan tubuh yang ditemukan di lokasi kejadian.
"Tim berhasil mengambil empat sampel DNA postmortem. Dengan demikian, selama dua hari terakhir telah terkumpul 10 sampel DNA yang selanjutnya akan dikirim ke Pusdokkes Polri di Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata Ari, Senin (8/6/2026).
Barang-barang yang ditemukan antara lain satu unit telepon genggam merek Evercoss warna hitam, tiga dompet, satu pisau, satu gunting medis, satu pinset medis, dan satu unit GPS merek Garmin.