JAKARTA - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengungkap bahwa ketua umumnya, Megawati Soekarnoputri selalu mengajarkan kepada kader untuk senantiasa memiliki keyakinan dan keteguhan dalam berpolitik.
Demikian disampaikan Hasto setelah mendaki puncak Gunung Kerinci, Jambi, dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno.
“Dari keyakinan dan keteguhan itu akan lahir keberanian, dan dari keberanian akan lahir kebenaran, dan selanjutnya menciptakan kesabaran, hingga kebenaran Satyam Eva Jayate, pada akhirnya kebenaran akan menang,” kata Hasto, Senin (22/6/2026).
Hasto di puncak Gunung Kerinci, juga mengibarkan bendera PDIP di puncak gunung api tertinggi di Indonesia tersebut. Dia menjadikan momen ini sebagai simbol semangat perjuangan yang diwariskan oleh Bung Karno dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
“Dalam rangka Bulan Bung Karno, bendera PDI Perjuangan berkibar dengan gagah perkasa di puncak Gunung Kerinci. Ini melambangkan tekad dan semangat juang untuk terus menyalakan api perjuangan Bung Karno dan Ibu Megawati Soekarnoputri,” ujarnya.
Hasto mengatakan, semangat tersebut harus diwujudkan melalui kerja nyata bagi Indonesia. Mulai dari mencintai bumi, merawat pertiwi, hingga memperkuat keberpihakan kepada rakyat marhaen.
Dia juga mengajak seluruh kader untuk menggelorakan semangat cinta tanah air dan menjadikan politik sebagai jalan pengabdian kepada masyarakat.
Di sisi lain, dia menyampaikan bahwa Megawati juga mengajarkan bahwa politik harus digerakkan oleh nilai-nilai Pancasila, yakni ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan sosial.
“Karena oleh Ibu Megawati Soekarnoputri, kami diajarkan bahwa politik itu digerakkan oleh nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan kebangsaan, demokrasi, dan keadilan sosial,” tuturnya.
Hasto pun turut menyempatkan diri untuk berdoa di puncak Gunung Kerinci. Dia mendoakan untuk nusa bangsa, terlebih dalam kondisi saat ini.
“Meskipun saya bukan pemanjat gunung, dari atas puncak ini kita bisa berkontemplasi, sembari mendoakan ibu Megawati dan keluarga, serta bangsa dan negara kita dalam kondisi seperti sekarang ini,” ungkap Hasto.
Di lain sisi, Hasto menunjukkan kondisi fisik yang prima setelah menjalani pendakian selama tiga hari dua malam di Gunung Kerinci.
“Pendakian ini bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan simbol pengejawantahan pikiran serta semangat Bung Karno dan Megawati,” pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )