Meski demikian, Prabowo mengingatkan bahwa perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), juga memiliki potensi dampak negatif apabila disalahgunakan.
Karena itu, ia mendorong para guru besar dan profesor untuk terus mendalami perkembangan AI agar Indonesia mampu memanfaatkan teknologi tersebut secara optimal.
"Mesin sekarang bisa membuat karya-karya luar biasa. Inilah yang nanti para guru besar dan profesor harus dalami," katanya.
(Awaludin)