JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkap lonjakan signifikan penyebaran komentar spam yang mempromosikan judi online di berbagai platform media sosial selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026.
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan selama dua pekan terakhir, terjadi peningkatan temuan komentar spam judi online hingga 128 persen dibandingkan rata-rata temuan pada periode Januari hingga Juni 2026.
"Berdasarkan hasil pemantauan selama dua minggu terakhir terjadi lonjakan sekitar 128 persen dibandingkan rata-rata temuan pada periode Januari sampai Juni 2026. Dari hasil analisis kami, hal ini menunjukkan bahwa lonjakan ini merupakan bagian dari aktivitas terorganisir transnasional yang memanfaatkan sistem otomatis atau bot untuk memantau media sosial secara real time," kata Alexander dalam konferensi pers di Kantor Komdigi, Senin (29/6/2026).
Dari jumlah tersebut, sebanyak 111.279 merupakan situs judi online. Selain itu, Komdigi juga menangani 4.579 konten di YouTube, 4.549 konten pada platform Meta, serta 622 konten di platform X.