JAKARTA - Polisi menangkap preman yang melakukan pemalakan hingga pembacokan terhadap sejumlah pedagang di kawasan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Banten. Saat ini, masih ada sejumlah orang lainnya yang diburu polisi.
Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Parikhesit mengatakan, kejadian berawal saat seorang pria berinisial ZI alias Udin mendatangi lapak pedagang buah semangka dan melon untuk meminta uang sebesar Rp10 ribu per hari. Pelaku awalnya datang bersama sekitar enam orang dan menantang para pedagang.
"Permintaan tersebut ditolak oleh para pedagang. Setelah itu yang bersangkutan pergi, namun tidak lama kemudian kembali sambil membawa senjata tajam dan mengajak beberapa rekannya," kata Parikhesit dalam keterangannya.
Menurutnya, karena kalah jumlah saat bentrokan pertama, kelompok tersebut kembali lagi dengan membawa sekitar 10 orang lainnya yang juga membawa senjata tajam. Akibat kejadian itu, tiga pedagang buah mengalami luka serius di beberapa bagian tubuh dan dua orang dari kelompok penyerang juga mengalami luka serta menjalani perawatan medis.
"Kelompok tersebut kemudian melakukan penyerangan hingga terjadi keributan yang mengakibatkan beberapa orang mengalami luka bacok," tuturnya.
Usai menerima laporan, kata dia, tim gabungan Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota bersama Unit Reskrim Polsek bergerak cepat melakukan penyelidikan. Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi dan pengembangan di lapangan, polisi berhasil mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.
Salah satunya berinisial MSS alias Bule, yang diduga ikut melakukan pembacokan terhadap korban. Polisi juga mengamankan Panji alias Qbenk, yang diduga berperan membantu membawa salah seorang pelaku ke rumah sakit setelah kejadian.