TNI dan Polri Diminta Ikut Mengawasi
Prabowo juga meminta aparat TNI dan Polri ikut melakukan pengawasan dengan pendekatan yang baik. Jangan menjadikan pemeriksaan sebagai ajang mencari keuntungan pribadi.
“Dandim, Kapolres, Kapolsek silakan periksa. Periksa yang artinya baik. Jangan manggil-manggil, mau ngerjain. Jangan. Saya sudah lama jadi orang Indonesia. Manggil-manggil minta setoran,” ujarnya.
Presiden Prabowo optimistis masyarakat juga akan menjadi bagian penting dalam pengawasan SPPG. Saat ini publik semakin mudah menyampaikan laporan apabila menemukan pelanggaran. “Rakyat awasi. Rakyat sekarang tidak bodoh, rakyat punya gadget," katanya.
Prabowo juga meminta pengelola SPPG untuk tidak mencurangi menu yang disediakan bagi para penerima manfaat. Dia mencontohkan potongan ayam harus sewajarnya, jangan dipotong terlalu kecil.
“Negara kaya Amerika satu ayam dipotong empat. Satu orang makan seperempat ayam. Kalau kita (Indonesia) satu ayam dipotong delapan atau sepuluh paling kecil. Jangan pula dipotong 18 atau 20,” jelasnya.