Hadi menekankan, sektor kehutanan memiliki posisi penting karena menjadi penyumbang potensi kredit karbon terbesar dibandingkan sektor lainnya. Ia menilai Menhut memegang peranan utama dalam mengelola potensi tersebut, termasuk kawasan hutan mineral, hidrologi gambut, dan ekosistem mangrove yang berada dalam kawasan hutan.
"Untuk perdagangan karbon sektor kehutanan, peran Menteri Kehutanan sangat signifikan. Karena potensi kredit karbon sektor kehutanan sebagaimana tercatat dalam NDC adalah paling besar," katanya.
Hadi mengatakan, transaksi perdagangan karbon kehutanan yang melibatkan perpindahan kredit karbon ke pasar internasional harus mendapatkan persetujuan Menhut. "Jika perdagangan karbon sektor kehutanan akan dilakukan ke internasional yang mengharuskan adanya perpindahan kredit, maka harus disetujui Menhut," ucapnya.
Untuk itu, dalam sistem perdagangan karbon nasional maupun global, Menhut bersama Menteri Lingkungan Hidup memiliki peran strategis sebagai pihak utama dalam pengendalian perubahan iklim. "Dalam ekosistem perdagangan karbon secara umum peran besar Menteri Kehutanan dan Menteri Lingkungan Hidup sangat signifikan sebagai focal point utama Pengendalian Perubahan Iklim di pentas global," pungkasnya.
(Arief Setyadi )