Sementara Ketua Umum Asphirasi, Amaludin Wahab, menyambut baik arahan Wamenhaj. Menurutnya, kehadiran pemerintah menjadi dorongan bagi asosiasi untuk terus memperkuat sinergi dalam membangun penyelenggaraan haji dan umrah yang semakin profesional.
“Kami merasa terhormat dan bangga karena Mukernas III Asphirasi dihadiri langsung oleh Bapak Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia. Kehadiran beliau menjadi semangat baru bagi kami untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah dan asosiasi dalam membangun tata kelola penyelenggaraan haji dan umrah yang semakin profesional serta berorientasi pada kepentingan jamaah,” ujarnya.
Amaludin menambahkan, konsep "Travel Beyond Profit" menjadi pengingat bahwa keberhasilan penyelenggara tidak hanya diukur dari pertumbuhan usaha, tetapi juga kualitas pelayanan, integritas, pembinaan jamaah, dan kontribusi bagi masyarakat. “ASPHIRASI siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung kebijakan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia. Kami berkomitmen terus meningkatkan kompetensi anggota, memperkuat tata kelola perusahaan, menjaga kepercayaan jamaah, serta menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas sesuai harapan pemerintah dan masyarakat,” tuturnya.
Senada disampaikan Sekretaris Jenderal Asphirasi, Retno Anugerah Andriyani, bahwa hasil Mukernas III akan menjadi pijakan organisasi dalam meningkatkan kapasitas anggota, memperkuat tata kelola, serta mempererat kolaborasi dengan pemerintah.
“Arahan Bapak Wakil Menteri memberikan energi baru bagi Asphirasi. Kami akan menerjemahkan semangat Travel Beyond Profit ke dalam program-program nyata yang memperkuat profesionalisme anggota, meningkatkan kualitas pembinaan jamaah, dan membangun industri haji dan umrah Indonesia yang semakin dipercaya masyarakat,” pungkasnya.
(Arief Setyadi )