Sampel tersebut kemudian dikirim ke Laboratorium DNA Pusdokkes Polri di Jakarta untuk diperiksa secara ilmiah. Dari hasil pemeriksaan itu, seluruh korban akhirnya berhasil diidentifikasi dan jenazahnya diserahkan kepada keluarga.
"Melalui pemeriksaan DNA tersebut, seluruh korban yang sebelumnya belum dapat dipastikan identitasnya akhirnya berhasil diidentifikasi dan telah diserahkan kepada keluarga masing-masing," ungkap Hamzah.
Diketahui, ledakan itu terjadi di Kompleks Perikanan, Jalan Walter Monginsidi, Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, pada Minggu 31 Mei 2026 sekitar pukul 14.45 WIT.
(Arief Setyadi )