"Jangan tanya saya cari muka, saya tidak butuh uang uang lagi. Dan semua klien saya konglomerat, tanya semuanya. Perkara bisnis di Singapura, gua yang pegang kalau di Indonesia," sambungnya.
Hotman menyadari keputusannya menjadi kuasa hukum Febrie dapat memunculkan pertanyaan dari para pengikutnya di media sosial. Meski demikian, ia mengaku siap menanggung konsekuensi dari keputusan tersebut.
"Bagi followers saya yang merasa 'ko Hotman jadi begini', yang semula 99% jadi followers saya, silakan gua ambil risiko itu, tapi dimana logikanya seorang bawahan Presiden justru mentersangkakan dan mempermalukan bawahan lain yang adalah kebanggaan Presiden. Yang telah mengembalikan uang negara 430 triliun dengan cara seperti ini. Anda jawab sendiri ada apa?," paparnya.
(Arief Setyadi )