JAKARTA - Kementerian Kesehatan Iran mengklaim sedikitnya 50 orang tewas dan lebih dari 500 lainnya terluka akibat serangan Amerika Serikat sejak 6 Juli. Data tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington.
Sementara itu, Wakil Gubernur Khuzestan Bidang Keamanan, Valiollah Hayati, mengatakan Amerika Serikat telah menyerang sedikitnya 95 lokasi di Provinsi Khuzestan dalam 10 hari terakhir.
Menurut Hayati, serangan tersebut menyasar 12 wilayah di provinsi yang berada di barat daya Iran.
"AS menyerang 12 wilayah di Provinsi Khuzestan, yang menunjukkan kejahatan musuh yang tak terbatas," kata Hayati, seperti dikutip kantor berita Tasnim, Sabtu (18/7/2026).