JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada Jumat (24/7/2026) meninjau langsung bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang telah roboh selama dua tahun. Dalam kesempatan itu, Pramono mengumumkan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan membangun kembali SDN Kebayoran Lama Selatan 09 dan memprioritaskan pembangunan empat sekolah lain yang kondisinya juga memprihatinkan.
"Kemarin dalam rapat saya memutuskan ada empat yang saya minta untuk dibangun sekarang juga, di antaranya adalah tempat ini (SDN Kebayoran Lama Selatan 09). Kenapa harus dibangun sekarang juga? Karena memang kondisinya sudah sangat memprihatinkan," kata Pramono di SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Jakarta Selatan, Jumat.
Lebih rinci, pembangunan kembali SD Negeri Kebayoran Lama Selatan 09 akan menyedot biaya sebesar Rp48,1 miliar. Kemudian SMA Negeri 102 Jakarta sebesar Rp67,5 miliar.
Selanjutnya, SDN Cempaka Putih Barat 03 sebesar Rp48,4 miliar, serta SDN Papanggo 01 dan TK Negeri Papanggo 01 dengan anggaran Rp74,1 miliar.
"Sehingga total anggaran adalah kurang lebih Rp249 miliar di empat lokasi ini, yang kemudian kita akan memulai pembangunannya pada saat ini," ucap dia.
Ia menjelaskan bahwa proses pembangunan ini tidak bisa langsung dimulai karena harus diawali dengan penghapusan aset/gedung yang rusak agar tidak menjadi temuan dalam pemeriksaan. Setelah administrasi tersebut rampung, barulah proses pengerjaan bisa dimulai.
"Paling lama September harus segera dimulai. Jadi Agustus persiapan penghapusbukuan, menunjuk pelaksana kontraktornya, dan bulan September sudah harus mulai dibangun di tempat ini," ucapnya.
Proses pembangunan ditargetkan rampung dalam waktu 10 bulan sejak dimulainya pengerjaan. Ia menambahkan, biaya ratusan miliar untuk pembangunan sekolah ini akan menggunakan anggaran dari APBD Perubahan dan dana kompensasi Koefisien Lantai Bangunan (KLB).
"Targetnya di tempat ini 10 bulan. Jadi kalau 10 bulan dari September, ya tinggal dihitung saja," tandasnya.
(Rahman Asmardika)