Kampanye tersebut dilakukan bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, antara lain Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), organisasi perempuan, influencer, dan komunitas di seluruh wilayah operasional KAI Commuter.
KAI Commuter juga mengajak masyarakat dan pelanggan untuk tidak ragu melaporkan setiap bentuk pelecehan seksual yang terjadi di lingkungan transportasi publik.
"KAI Commuter menjamin kerahasiaan identitas, perlindungan privasi, serta siap mendampingi setiap langkah penegakan hukum demi terciptanya ekosistem transportasi publik yang aman, adil, dan bebas dari kekerasan seksual," pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )