JAKARTA - Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth menegaskan militer AS tetap berada dalam kondisi siaga penuh meski Presiden Donald Trump memilih menunda rencana serangan besar terhadap Iran.
Melalui unggahan di platform X, Hegseth mengulang pernyataan Trump bahwa Pentagon telah siap melancarkan serangan terhadap Iran pada "tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya sejak Perang Dunia II".
"Militer AS tetap berada dalam posisi "siap tempur" dan siap bertindak kapan saja," tulis Pete, dilansir dari Aljazeera, Senin (3/8/2026).
Sejumlah perkembangan diplomatik turut mengiringi perubahan tersebut. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi diketahui melakukan komunikasi dengan kepala militer Pakistan, Menteri Luar Negeri Arab Saudi, serta Menteri Luar Negeri Irak. Langkah itu memunculkan indikasi bahwa proses diplomasi sedang berlangsung.