JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memprediksi, perang dengan Iran baru akan berakhir setelah pemilihan umum paruh waktu (midterm election) AS, pada November mendatang.
Trump menyampaikan hal tersebut saat berbicara kepada wartawan sebelum menaiki pesawat kepresidenan Air Force One untuk melakukan perjalanan ke Dallas, Texas, Rabu.
“Perang ini akan berakhir segera setelah pemilihan kita,” kata Trump, dilansir dari Aljazeera, Kamis (10/9/2026).
Trump menuding Iran sengaja memperpanjang konflik, untuk menunggu momentum politik yang dinilai lebih menguntungkan bagi mereka di Amerika Serikat.
Menurut Trump, Iran berharap Partai Demokrat dapat memenangkan satu atau kedua kamar Kongres dalam pemilu paruh waktu yang dijadwalkan berlangsung 3 November.
Saat ini, Partai Republik yang dipimpin Trump masih memegang mayoritas tipis di DPR maupun Senat AS.
“Mereka sangat ingin mencoba memengaruhi pemilihan agar kita bisa mendapatkan sekelompok orang yang lemah, dan tidak berdaya di sana,” ujar Trump.
Trump juga menuding Iran berharap Partai Demokrat akan bersikap lebih lunak terhadap program nuklir Teheran.
“Yang mereka inginkan hanyalah senjata nuklir, dan jika mereka memiliki senjata nuklir, seluruh dunia akan berada dalam masalah besar,” katanya.