Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Trump Ungkap Perang Iran Akan Berakhir Usai Pemilu Paruh Waktu AS

Awaludin , Jurnalis-Kamis, 10 September 2026 |07:43 WIB
Trump Ungkap Perang Iran Akan Berakhir Usai Pemilu Paruh Waktu AS
Presiden AS Donald Trump (foto: AP)
A
A
A

Tak hanya soal nuklir

Program nuklir Iran menjadi salah satu alasan utama yang dikemukakan AS dan Israel ketika perang dimulai pada 28 Februari.

Trump dan sejumlah pejabat AS sebelumnya menyebut program nuklir Iran sebagai ancaman yang semakin dekat bagi AS dan sekutunya.

Namun, Iran berulang kali membantah tengah mengembangkan senjata nuklir. Teheran menyatakan aktivitas pengayaan uranium dilakukan untuk kebutuhan energi dan tujuan sipil.

Sejumlah laporan intelijen AS juga mempertanyakan apakah Iran benar-benar sedang membangun senjata nuklir, meski kekhawatiran tetap muncul terkait tingkat pengayaan uranium yang dilakukan negara tersebut.

Isu nuklir Iran sebelumnya menjadi pokok pembahasan dalam berbagai perundingan. Pada 2015, Iran dan sejumlah negara besar dunia mencapai kesepakatan nuklir yang dikenal sebagai Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA).

Namun, Trump menarik AS dari kesepakatan tersebut pada masa jabatan pertamanya.

Ketika ditanya apakah Washington akan kembali membuka pembicaraan mengenai kesepakatan nuklir dengan Iran, Trump mengisyaratkan bahwa tuntutannya kini lebih luas.

“Saya melakukan lebih dari sekadar kesepakatan nuklir. Ada banyak hal lain selain nuklir,” kata Trump.

Meski demikian, Trump mengaku negosiasi dengan Iran bukan menjadi prioritas utama pemerintahannya saat ini.

“Sejujurnya, kami tidak mencarinya,” ujarnya.

Trump mengatakan dirinya sebelumnya memang ingin mencapai kesepakatan dengan Iran. Namun, menurut dia, kondisi perang saat ini telah mengubah situasi.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement