"Ketika informasi sengaja direkayasa untuk membentuk kebencian, maka yang terjadi bukan lagi kontrol sosial, melainkan operasi propaganda yang berpotensi mengganggu stabilitas sosial," pungkasnya.
Masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menerima informasi, tidak mudah terpancing oleh video yang belum jelas asal-usulnya, serta selalu melakukan verifikasi melalui sumber-sumber resmi. Dengan sikap kritis dan tidak mudah terprovokasi, ruang digital dapat tetap kondusif dan masyarakat tidak terpengaruh oleh narasi yang dibangun dari konten lama maupun informasi yang menyesatkan.
(Rahman Asmardika)