“Dunia saat ini membutuhkan bridge-builder yang mampu meredakan ketegangan, menumbuhkan kepercayaan, dan menjaga dialog tetap berjalan. Inilah peran yang telah dimainkan ASEAN selama hampir enam dekade,” ujarnya.
Ke depannya, Menlu Sugiono menuturkan bahwa ASEAN harus mampu menentukan arahnya sendiri, sekaligus memperkuat institusi, kapasitas, dan sumber daya yang diperlukan untuk mewujudkan aspirasi Visi Komunitas ASEAN 2045.
Peringatan ke-59 Hari ASEAN merupakan momen bersejarah karena merupakan yang pertama kalinya dihadiri oleh sebelas Negara Anggota pascamasuknya Timor-Leste pada November 2025 lalu.
Kegiatan ini dihadiri oleh Sekjen ASEAN dan komunitas diplomatik dari Negara Anggota ASEAN di Jakarta serta perwakilan dari berbagai misi diplomatik di Jakarta.
(Rahman Asmardika)