JAKARTA - Pemerintah terus memperketat pengawasan terhadap tempat pemrosesan akhir (TPA) sampah sebagai upaya mencegah terjadinya kebakaran imbas fenomena El Nino. Diketahui, kemarau panjang diprediksi akan berlangsung hingga Oktober 2026.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menyebut penanganan kebakaran tidak hanya difokuskan pada hutan dan lahan. Sebab, kebakaran juga mengancam area TPA saat musim kemarau.
"Bahkan, bukan hanya itu juga, kita juga memperhatikan tempat pembuangan akhir sampah. Ini pun jadi pengawasan kita jangan sampai itu terbakar. Kita memikirkan yang sana, di sini terbakar," ucap Djamari usai rapat koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait di kantornya, Senin (10/8/2026).
"Upaya yang dilakukan untuk mengendalikan itu adalah di TPA itu selalu dibasahi agar tidak terbakar, dan apabila itu terbakar seperti kita semua tahu bahwa ada gas metan yang cukup berbahaya buat kesehatan kita semua," tuturnya.
Selain melakukan penyiraman air, pemerintah juga akan meningkatkan pengawasan terhadap orang-orang di sekitar TPA. Hal ini dilakukan untuk mencegah aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran, seperti membuang puntung rokok sembarangan.
"Selain itu juga diawasi, dicegah ada orang yang melemparkan puntung rokok di sekitar itu. Itu ketat sekali karena apabila itu terjadi merepotkan kita semua. Lebih baik mencegah daripada terjadi pemadaman," ucapnya.
(Arief Setyadi )