Heni menegaskan, KBRI Bogota akan terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan WNI di wilayah terdampak. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kondisi darurat, termasuk apabila terjadi gempa susulan.
Di sisi lain, Pemerintah Kolombia telah mengaktifkan mekanisme tanggap darurat nasional. Pemerintah juga membentuk Pos Komando Terpadu untuk mengoordinasikan penanganan serta melakukan asesmen kebutuhan di wilayah yang terdampak.
"KBRI Bogota mengimbau WNI di Kolombia untuk tetap waspada, mengikuti arahan otoritas setempat, memantau informasi dari sumber resmi, serta menjaga komunikasi dengan KBRI Bogota," pungkasnya.
Dalam kondisi darurat, WNI di Kolombia dapat menghubungi Hotline KBRI Bogota melalui nomor +57 301 9061706.
(Awaludin)