Puncak El Nino Agustus-September, BNPB Kerahkan Puluhan Armada Hadapi Karhutla

Binti Mufarida, Jurnalis
Selasa 11 Agustus 2026 09:06 WIB
Kebakaran Hutan dan Lahan (foto: dok BNPB)
Share :

BNPB juga mengupayakan penambahan delapan unit helikopter water bombing untuk memperkuat operasi pemadaman.

“Water bombing merupakan dukungan terhadap operasi darat. Terutama di lahan gambut, setelah dilakukan pemboman air, pasukan darat tetap harus melakukan penyisiran dan pemadaman untuk memastikan api benar-benar padam,” jelas Suharyanto.

Karhutla TNBTS Capai 742,70 Hektare

Selain enam provinsi prioritas, pemerintah juga menangani karhutla di sejumlah wilayah lain, termasuk kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur.

Karhutla di TNBTS mulai terjadi pada Senin (3/8/2026). Berdasarkan laporan yang diterima BNPB pada Senin (10/8/2026), luas area terdampak mencapai sekitar 742,70 hektare. Data tersebut masih berkembang dan dalam proses pendataan ulang.

Dari 34 titik kebakaran yang sebelumnya terpantau, tim gabungan terus melakukan pemadaman dan pemantauan. Perkembangan terakhir menunjukkan tidak terpantau titik api di wilayah P30 dan Dingklik, sementara penanganan darat masih dilakukan di Ranupani.

Operasi pemadaman dilakukan melalui jalur darat dan udara. Pada Senin (10/8/2026), water bombing dilaksanakan sebanyak sembilan rit dengan total 24.000 liter air yang dijatuhkan ke kawasan terdampak.

“Kita tidak hanya mengejar api padam, tetapi juga memastikan api benar-benar padam dan tidak muncul kembali. Setelah pemadaman, pemantauan akan terus dilakukan untuk memastikan kondisi aman sebelum kawasan kembali dibuka,” ujar Suharyanto.

Kawasan TNBTS masih ditutup sementara hingga kondisi benar-benar dinyatakan aman. Pemantauan tetap dilakukan setelah pemadaman untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya