JAKARTA - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menanggapi beredarnya isu pergantian kabinet atau reshuffle setelah 17 Agustus. Dia mengaku belum mendengar kabar tersebut.
"Nggak dengar. Pertama saya tidak mendengar," kata Nusron saat ditemui di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Nusron menyatakan bahwa soal reshuffle, itu merupakan hak prerogatif Presiden. Sehingga, ia tak memiliki kapasitas untuk menanggapi hal tersebut.
"Karena tugas pembantu Bapak Presiden itu ya hanya bekerja dan bekerja. Itu adalah kewenangan dan prerogatif Bapak Presiden. Tulis ya, tidak elok dan tidak sopan menteri ngomong reshuffle," pungkasnya.