Kapal tersebut berada sekitar 70 hingga 80 mil laut di sebelah timur Taiwan, di wilayah Samudra Pasifik, imbuhnya.
"Secara militer, hal ini tidak berdampak langsung terhadap Taiwan," ujarnya. "Namun, hal ini memiliki signifikansi geopolitis."
Secara terpisah, Kementerian Luar Negeri Taiwan menyatakan telah meminta "klarifikasi" dari Indonesia mengenai partisipasinya dalam latihan tersebut.
China tidak mengakui klaim kedaulatan pemerintah Taiwan, dan militernya beroperasi di sekitar pulau tersebut hampir setiap hari.
Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Taiwan, tetapi pulau tersebut menjadi tempat bagi lebih dari 300.000 pekerja migran Indonesia.
Pemerintah Taiwan menyatakan bahwa hanya rakyat Taiwan yang dapat menentukan masa depan mereka sendiri, serta telah berulang kali mengecam tekanan militer China.
(Rahman Asmardika)