Kapal itu juga memiliki beberapa penangkal, termasuk dua peluncur SCLAR dua puluh laras untuk sekam, umpan, suar, atau pengacau, sistem anti-torpedo SLQ-25 Nixie dan SLAT serta sistem ECM. Kapal ini mengalami modernisasi pada tahun 2003 dan restrukturisasi besar-besaran pada tahun 2013.
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi terlibat dalam berbagai operasi militer selama bertugas di Angkatan Laut Italia. Diantaranya saat militer Italia mengerahkan pesawat tempur Harrier AV-8B II+ yang diterbangkan dari Giuseppe Garibaldi dari tanggal 13 Mei hingga awal bulan Juni 1999 saat pecahnya Perang Kosovo di Balkan.
Pesawat-pesawat tersebut melakukan 30 serangan mendadak dalam 63 jam penerbangan. Pesawat-pesawat tersebut menggunakan bom Mk 82 GBU-16 dan rudal AGM-65 Maverick.
Kapal ini juga ikut terlibat dalam Operasi Restore Hope di Somalia untuk mendukung operasi amfibi kontingen Italia. Giuseppe Garibaldi kembali dikerahkan ke Somalia pada 1995 untuk mendukung kontingen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam UNOSOM Task Force.
Militer Italia juga berpartisipasi dalam Operasi Enduring Freedom di Afganistan menyusul serangan 11 September 2001 dan perang melawan teror yang dideklarasikan Presiden AS Bush.
Giuseppe Garibaldi ditugaskan sebagai kapal komando GRUPNAVIT I, Grup Angkatan Laut Italia ke-1, yang juga termasuk Zeffiro, tim patroli dan pemasok penerbang di Etna.
Kelompok tersebut berlayar dari Taranto pada tanggal 18 November 2001. Tugas yang dilakukan meliputi intersepsi, dukungan laut dan udara, dan interdiksi pesawat di Afganistan.
(Fahmi Firdaus )