“Nah, yang keempat adalah media deepfake atau hoaks. Kami percaya bahwa musuh kita itu adalah deepfake. Pers teman, media sosial juga sahabat, dan media baru juga harus kita rangkul,” tambah Qodari.
Lebih lanjut, ia menilai bahwa di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat, dan konsumsi media yang sudah sangat berbeda, masyarakat tidak bisa hanya terpaku pada satu media. Maka dari itu berbagai kategori media lain juga harus dirangkul.
Salah satunya dengan wacana sertifikasi konten kreator agar bisa mengetahui batasan-batasan profesional dan mengantisipasi potensi negatif.
“Jadi, terus terang kami di Bakom wacanakan kalau ada yang namanya sertifikasi wartawan, ada pelatihan wartawan, mengapa tidak ada pelatihan dan sertifikasi content creator? Supaya mereka paham batasan-batasan profesional, termasuk juga bisa mengantisipasi berbagai macam potensi negatif,” pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )