Padamkan Karhutla di Kalsel, 1,3 Juta Liter Air Ditumpahkan dari Udara

Danandaya Arya putra, Jurnalis
Rabu 02 September 2026 02:04 WIB
Water bombing dalam penanganan Karhutla (Foto: Ilustrasi/BNPB)
Share :

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut sebanyak 13 titik panas masih terdeteksi di Kalimantan Selatan (Kalsel). Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilakukan melalui satgas darat dan satgas udara.

"Kalimantan Selatan, terpantau di sana ada 13 titik panas dengan kualitas udara umumnya sedang-berbahaya. Jarak pandang di bawah 3 km," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, Selasa (1/9/2026).

"Kami tetap menganjurkan untuk menggunakan masker, terutama apabila beraktivitas di luar rumah," sambungnya.

Berton menuturkan, satgas darat melakukan pemadaman di Kabupaten Banjar, Barito Kuala, Tapin, Tanah Bumbu, Tanah Laut, Hulu Sungai Selatan (HSS), Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan, hingga Kota Banjarbaru. Dari operasi tersebut, satgas darat berhasil memadamkan lahan seluas 29 hektare.

"Dengan total ada 61 fire spot secara keseluruhan. Kemudian, luas yang dipadamkan itu ada 29 hektar lebih melalui Satgas Darat," sambungnya.

Sementara melalui satgas udara, dua helikopter dikerahkan untuk melakukan patroli. Untuk pemadaman melalui water bombing, sebanyak lima unit helikopter dikerahkan dalam 11 sorti dengan total air yang ditumpahkan mencapai 1,3 juta liter.

"Water bombing yang dilaksanakan lima unit dengan 11 sorti, dan air yang disebarkan adalah 1.328.000 liter air. Dan luas daerah yang berhasil dipadamkan sebesar 60 hektare lebih," tuturnya.

Operasi modifikasi cuaca (OMC) tidak dapat dilakukan karena titik awan tidak terlihat di atmosfer.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya