JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendeteksi puluhan titik panas (hotspot) baik di Kalimantan Barat (Kalbar) dan Kalimantan Tengah (Kalteng). Luas lahan yang terbakar mencapai lebih dari seribu hektare.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menyampaikan, jumlah titik panas di Kalbar mencapai 46 hotspot. Sementara di Kalteng mencapai 72 titik hotspot.
"Titik api (Kalbar) 46 titik. Titik api (Kalteng) 72 titik," ujar Berton saat jumpa pers secara virtual, Kamis (3/9/2026).
Berton menyampaikan, luas lahan yang telah dipadamkan di Kalbar mencapai 354 hektare, sedangkan di Kalteng 459 hektare. Berton berkata, kualitas udara di Kalbar masuk kategori berbahaya, dengan jarak pandang di bawah 1 km. Sementara di Kalteng, kata dia, kualitas udara tidak sehat dengan jarak pandang 2,8 km.
(Arief Setyadi )