JAKARTA - Geliat ekonomi dan teknologi turut menjadi perhatian saat rangkaian Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.
Diketahui, Kiai Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026-2031. Sementara, Kiai Miftachul Akhyar terpilih sebagai Rais Aam PBNU.
Keputusan itu disepakati Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) setelah menerima hasil Sidang Pleno V Muktamar ke-35 NU.
Badan Usaha Milik Ansor (BUMA) memperkenalkan, karya teknologi anak bangsa yang mengintegrasikan Artificial Intelligence (AI) dan blockchain saat Muktamar ke35. Hal ini untuk mendukung transformasi digital pelaku usaha dan UMKM.
“Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah Zarfix Marketplace, platform yang dikembangkan dengan mengintegrasikan teknologi AI dan blockchain,” ujar Founder & Visionary Chairman Zarfix, Muhammad Ayyash Nahdi, Jumat (4/9/2026).
Dia mengatakan kolaborasi ini membawa visi yang lebih besar dalam memperkuat kemandirian ekonomi melalui pemanfaatan teknologi karya anak bangsa.
“Indonesia memiliki kekuatan besar pada UMKM dan komunitas. Ketika kekuatan tersebut dipertemukan dengan teknologi karya anak bangsa, kita tidak hanya berbicara tentang digitalisasi, tetapi juga tentang membangun kemandirian ekonomi dan teknologi Indonesia,” ujarnya.
Teknologi AI dimanfaatkan untuk mendukung otomatisasi konten, analisis data, hingga rekomendasi bisnis. Sementara integrasi sistem dan teknologi blockchain diarahkan untuk menciptakan proses bisnis dan transaksi yang semakin terhubung serta transparan.
“Konsep tersebut menjadi bagian dari ekosistem yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi sekaligus mendukung pertumbuhan pelaku usaha,” pungkasnya.
Direktur Zarfix Arief Budiman, menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi harus memberikan dampak yang dapat dirasakan secara langsung oleh pelaku usaha.
“Kami tidak ingin UMKM hanya sekadar masuk ke digital. Teknologi harus membuat mereka lebih produktif, lebih efisien, dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Kami bangun untuk membantu pelaku usaha naik kelas dan semakin kompetitif,” tandasnya.
(Fahmi Firdaus )