Disorot Gegara Hadiri Miss Equality World di Thailand, Arya: Saya Datang sebagai Tokoh Bali

Felldy Utama, Jurnalis
Jum'at 04 September 2026 16:05 WIB
Anggota DPD RI asal Bali, Gusti Ngurah Arya Wedakarna (foto: dok instagram)
Share :

JAKARTA - Anggota DPD RI asal Bali, Gusti Ngurah Arya Wedakarna menegaskan kehadirannya dalam acara Miss Equality World 2026 di Bangkok, Thailand, yang dinilai secara tidak langsung mempromosikan LGBT, bukan sebagai senator. Dia menyebut kehadirannya dalam acara tersebut atas nama tokoh Bali.

“Kalau saya, yang pasti kemarin acara yang di Thailand itu saya datang mewakili lembaga Hindu ya. Jadi sebagai tokoh Bali, jadi tidak ada kaitan sama jabatan saya di mana pun,” kata Arya, Jumat (4/9/2026).

Arya menjelaskan, acara tersebut terdiri atas berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari peluncuran pariwisata ASEAN, pemberian penghargaan, pameran, hingga diskusi.

Dia mengaku hadir dalam sesi pemberian penghargaan serta peluncuran video promosi wisata Bali. Arya juga mendapat penghargaan dalam acara tersebut.

 

Saat menghadiri acara tersebut, Arya mengaku tidak mengetahui jika pagelaran itu kemudian dikaitkan dengan LGBT. Di sisi lain, dia juga tidak ingin mencampuri urusan pihak yang memberikan penghargaan.

Dia memahami Thailand memang dikenal sebagai salah satu tujuan wisata yang memiliki keberagaman gender. Namun, Arya kembali menegaskan tidak ingin ikut mengomentari hal tersebut.

“Kan kita tidak ikut komentar tentang latar belakang siapa orang-orang yang memberikan penghargaan. Gitu kan ada namanya etika kan seperti itu. Jadi buat kami ya kami mewakili masyarakat Bali yang bekerja di pariwisata seperti itu,” tuturnya.

Selain kehadirannya, keberadaan seorang anggota TNI dengan seragam dinas yang mendampingi Arya di Thailand juga menjadi sorotan di media sosial. Arya mengakui anggota TNI tersebut merupakan pengawal pribadinya.

“Memang pengawal pribadi, pengawal saya. Jadi kan mengamankan, kita kan tahu Thailand itu kan suatu wilayah yang agak rawan konflik. Kan kita tahu bahwa kemarin kan ada penembakan siswa tentang bullying, kan kita tahu bahwa Thailand dengan Kamboja juga sedang ada konflik. Ya begitu, jadi ya melekat, melekat kepada kami seperti itu dan bertugas dengan baik saja untuk mengamankan saja,” pungkasnya.
 

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya