Duh! 186.629 Orang Dewasa dan 34.961 Anak di Indonesia Alami Depresi

Niko Prayoga , Jurnalis
Sabtu 05 September 2026 00:04 WIB
Wamenkes Dante Saksono Harbuwono (Foto: Niko P/Okezone)
Share :

JAKARTA — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat angka gangguan kesehatan jiwa di Indonesia masih tergolong tinggi di berbagai rentang usia. Berdasarkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga Juli 2026, tercatat sebanyak 186.629 orang dewasa dan lansia mengalami depresi, sementara pada kelompok anak usia sekolah dan remaja angkanya mencapai 34.961 orang.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan, secara persentase, risiko gangguan kesehatan jiwa pada kelompok anak dan remaja justru menunjukkan tren yang memprihatinkan. Dari sekitar 33 juta penduduk yang telah diperiksa, gejala depresi dan cemas pada kelompok anak usia sekolah dan remaja ditemukan sekitar 1,6 kali lebih besar dibandingkan kelompok dewasa dan lansia.

"Di cek kesehatan gratis per Juli 2026 untuk remaja dan anak sekolah, itu kita temukan kira-kira 34 ribuan sampai 35 ribu atau 1,08 persen anak-anak dengan gangguan jiwa. Dan dewasa itu kira-kira 186 ribu dewasa dengan gangguan jiwa depresi, dan yang nomor dua cemas," ungkap Dante dalam temu media di RS Soeharto Heerdjan, Jakarta Barat, Jumat (4/9/2026).

Wamenkes menjelaskan perbedaan mendasar antara kedua kondisi psikologis tersebut. Menurutnya, depresi umumnya ditandai dengan penurunan mood, tubuh terasa lemas, gampang tidur, hingga munculnya perasaan tidak berharga. Sebaliknya, gangguan cemas ditandai dengan rasa khawatir berlebihan (apprehensive expectation).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya