Penyemprotan ini untuk mengurangi material abu yang mengendap di berbagai permukaan. Abu vulkanik di jalan berpotensi kembali beterbangan ketika tertiup angin atau dilintasi kendaraan.
Sejumlah lokasi yang terdampak menjadi sasaran pembersihan agar aktivitas masyarakat tidak semakin terganggu.
“Damkar bisa berkolaborasi dengan Polri yang memiliki mobil penyemprotan untuk bersama-sama membersihkan abu vulkanik yang berbahaya bagi kesehatan warga,” pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )