JAKARTA - Dampak sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau telah terdeteksi di Jakarta. Pemprov DKI Jakarta pun langsung bergerak melakukan berbagai upaya untuk menangani dampak sebaran abu tersebut.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan, pihaknya telah melakukan penyemprotan water mist untuk membasahi endapan abu vulkanik agar tidak kembali beterbangan pada Minggu (6/9). Pada hari yang sama, Pemprov DKI juga mengeluarkan kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk seluruh satuan pendidikan mulai Senin (7/9).
Pramono menyebut, berbagai upaya telah dilakukan Pemprov DKI Jakarta untuk menangani dampak sebaran abu vulkanik, termasuk ikhtiar melalui doa agar kondisi segera membaik.
"Saudara-saudara sekalian, segala upaya tentunya kita lakukan, doa, salat, dan sebagainya kita lakukan," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (7/9/2026).
Ia menegaskan, Pemprov DKI juga siap melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menurunkan hujan buatan. Sebab, turunnya hujan dapat membantu meluruhkan abu vulkanik yang menyelimuti Ibu Kota.