E-Voting Kakanwil Berlanjut, Kini Giliran Pegawai Kemenkum Banten Memilih

Rahman Asmardika, Jurnalis
Rabu 09 September 2026 13:40 WIB
Kanwil Kemenkum Banten menggunakan metode e-voting untuk pemilihan pimpinan. (Foto: Istimewa)
Share :

SERANG – Kementerian Hukum (Kemenkum) kembali melibatkan pegawai dalam menentukan pemimpin kantor wilayah (kanwil) di daerah. Melalui mekanisme electronic voting (e-voting), kali ini pegawai Kanwil Kemenkum Banten diberikan kesempatan memilih kepala kantor wilayah (kakanwil) yang sebelumnya telah lolos penyaringan melalui sistem manajemen talenta.

Menteri Hukum (Menkum), Supratman Andi Agtas, mengatakan e-voting menjadi bagian dari uji coba pengembangan manajemen talenta Kemenkum agar proses pemilihan pemimpin tidak hanya mempertimbangkan hasil penilaian kompetensi dan rekam jejak, tetapi juga melibatkan pegawai yang nantinya akan bekerja bersama pemimpin tersebut.

“E-voting ini berorientasi pada menciptakan tim di unit kerja yang solid guna meningkatkan pelayanan publik yang semakin gemilang,” kata Supratman di aula Kantor Wilayah Kemenkum Banten, Rabu (09/09/2026).

Ia menegaskan tidak akan mengintervensi proses maupun keputusan yang dihasilkan melalui mekanisme manajemen talenta. Pegawai pun diminta menggunakan hak pilih secara objektif, tanpa tekanan ataupun kepentingan di luar kepentingan organisasi.

“Saya tidak akan mencampuri keputusan manajemen talenta. Gunakan hak pilih tanpa paksaan dan tanpa kepentingan lain selain kepentingan organisasi. Berikan penilaian secara objektif,” tegasnya.

Supratman juga menitipkan pesan kepada kandidat yang nantinya terpilih agar tidak menjadikan jabatan sebagai alasan untuk merasa lebih tinggi dari pegawai lainnya. Menurutnya, kualitas seorang pemimpin terlihat dari kemampuannya mendengar dan menciptakan lingkungan kerja yang sehat.

“Bagi yang terpilih, jangan congkak, jadilah leader yang baik adalah yang mampu menciptakan suasana kerja yang baik dan mau mendengar. Perlakukan semua orang secara setara agar kualitas pelayanan kita semakin baik,” ujarnya.

Menurut Supratman, setiap orang dalam satu struktur organisasi harus memahami bahwa keberhasilan organisasi tidak dibangun secara individual, melainkan melalui kolaborasi.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya