JAKARTA – Operasi pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, Pandeglang, Banten, hingga kini belum menggunakan jalur udara akibat pertimbangan keselamatan.
Kapolda Banten Irjen Hengki menegaskan, sampai saat ini proses pencarian oleh Tim SAR Gabungan dari Polri, TNI, Basarnas, dan relawan masih difokuskan melalui jalur laut dengan menyisir setiap titik perairan.
Hengki menjelaskan, alasan belum dilakukannya pencarian melalui udara adalah pertimbangan situasi dan kondisi aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang belum stabil.
“Nanti melihat perkembangan hari ini, saya akan minta petunjuk. Kita bisa juga melakukan pemantauan, tetapi situasi erupsi juga harus menjadi pertimbangan,” ujarnya.
Hengki juga menegaskan keselamatan personel yang terlibat dalam operasi pencarian menjadi perhatian utama. Pihaknya memastikan kesiapan sarana, prasarana, dan sumber daya manusia yang dikerahkan dalam operasi tersebut.
“Kita akan bekerja keras untuk menemukan rekan-rekan kita yang sampai sekarang belum ditemukan. Namun, keselamatan seluruh tim terpadu yang melakukan pencarian juga harus menjadi perhatian,” ucapnya.
Adapun rombongan tersebut terdiri atas delapan orang yang melakukan perjalanan menggunakan speedboat untuk melangsungkan peliputan ke area Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026) pukul 14.00 WIB.