Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Krakatau, Partai Perindo Bagikan Masker dan Dorong Mitigasi Risiko

Tim Okezone, Jurnalis
Rabu 09 September 2026 12:51 WIB
Partai Perindo Bagikan Masker dan Dorong Mitigasi Risiko
Share :

JAKARTA - Kualitas udara dan risiko paparan abu vulkanik menjadi persoalan yang berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat di Jakarta. DDPW Partai Perindo DKI Jakarta membagikan masker gratis sekaligus mendorong pemerintah memperkuat sistem mitigasi risiko dan pengendalian pencemaran udara.

Ketua DPW Partai Perindo DKI Jakarta Manik Marganamahendra mengatakan aksi tersebut juga merespons fenomena erupsi Gunung Anak Krakatau yang abu vulkaniknya sampai ke wilayah Ibu Kota Jakarta.

Menurut dia, risiko dan kerentanan hazard alam di Indonesia mungkin tidak dapat diatasi melalui intervensi langsung, tetapi dapat dimitigasi.

Manik juga mengapresiasi langkah Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang dinilai melakukan respons cepat dan mitigasi terhadap fenomena alam tersebut. Salah satunya melalui penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada masa-masa kritis.

“Perindo memberikan mengapresiasi langkah Pramono Anung yang melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada masa-masa kritis, bagi kami Pak Pramono adalah gubernur yang tanggap iklim,” ujar Manik, Rabu (9/9/26).

Manik mengingatkan masyarakat agar kondisi tersebut tidak dimanfaatkan sebagai momentum untuk memainkan harga dan pasokan masker. Aksi tersebut sekaligus menjadi bentuk kehadiran Perindo Jakarta dalam memberikan perlindungan dasar bagi masyarakat.

“Kesehatan warga Jakarta, khususnya kesehatan paru-paru adalah hal yang tidak bisa kami abaikan. Melalui aksi bagi-bagi masker ini, kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat dan memastikan warga punya akses terhadap perlindungan dasar terhadap kualitas udara yang belum ideal,” ujar Manik.

Manik menilai Pemprov DKI Jakarta perlu memiliki sistem penilaian dan mitigasi risiko yang lebih terukur dan terarah. Dia juga mendorong revisi Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2005 tentang Pengendalian Pencemaran Udara yang dinilai sudah terlalu usang menghadapi perkembangan kondisi iklim dan laju pertumbuhan kendaraan bermotor di Jakarta.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya