AS siapkan serangan lanjutan
Pernyataan Trump tersebut muncul setelah Menteri Energi AS Chris Wright menyebut kemungkinan tercapainya kesepakatan nuklir dengan Iran sangat kecil.
Dalam wawancara dengan ABC News pada Minggu, Wright bahkan mengisyaratkan AS dapat terus melancarkan serangan untuk melemahkan infrastruktur nuklir Iran.
AS sebelumnya telah melancarkan serangan terhadap tiga fasilitas nuklir Iran dalam perang selama 12 hari antara Iran dan Israel pada Juni 2025. Saat itu, Trump menyatakan serangan tersebut telah “menghancurkan” program nuklir Iran.
Di tengah kebuntuan diplomatik, konflik juga mulai berdampak terhadap perekonomian global.
Harga minyak pada Rabu menembus level USD100 per barel seiring meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran. Kondisi tersebut berpotensi mendorong kenaikan biaya energi dan harga barang bagi konsumen di berbagai negara.
Militer AS juga menyatakan telah menyerang lima kapal tanker Iran pada Selasa. Serangan tersebut disebut sebagai respons terhadap upaya serangan rudal terhadap kapal perang Angkatan Laut AS.
Trump menegaskan operasi militer AS terhadap Iran belum berakhir.
“ Anda akan melihat lebih banyak lagi,” kata Trump.
Dengan pernyataan tersebut, konflik AS-Iran diperkirakan masih akan berlangsung di tengah tekanan politik domestik AS menjelang pemilu paruh waktu November mendatang.
(Awaludin)