Anak Krakatau Alami 13 Kali Erupsi Strombolian Usai Erupsi Menerus 25 Jam

Binti Mufarida, Jurnalis
Kamis 10 September 2026 11:44 WIB
Gunung anak krakatau (foto: PVMBG)
Share :

JAKARTA - Gunung Anak Krakatau mengalami 13 kali erupsi Strombolian sejak berakhirnya episode erupsi menerus pada 6 September 2026. Aktivitas tersebut dinilai menjadi karakteristik erupsi Gunung Anak Krakatau setelah sebelumnya mengalami erupsi menerus selama sekitar 25 jam.

Badan Geologi mencatat satu episode erupsi menerus Gunung Anak Krakatau terjadi sejak 4 September 2026 pukul 23.07 WIB hingga 6 September 2026 pukul 00.04 WIB. Setelah episode tersebut berakhir, erupsi Strombolian kembali terjadi hingga 10 September 2026 pukul 06.00 WIB.

"Kembalinya erupsi Strombolian sebagai karakteristik erupsi Gunungapi Anak Krakatau, untuk sementara ini diinterpretasikan sebagai akhir dari episode erupsi menerus yang cukup panjang," kata Kepala Badan Geologi Lana Saria dalam laporan evaluasi perkembangan aktivitas Gunungapi Anak Krakatau, Kamis (10/9/2026).

"Data kegempaan vulkanik hingga tanggal 10 September 2026 menunjukkan adanya kecenderungan penurunan aktivitas Gunungapi Anak Krakatau sejak erupsi menerus. Meskipun demikian, perkembangan dinamika vulkanisme Gunungapi Anak Krakatau masih terus dipantau dan dievaluasi. Probabilitas untuk terjadi letusan dalam beberapa periode waktu selanjutnya masih tinggi," papar Lana.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya