Hilyatu pun berharap kehadiran Presiden dalam KTT ke-18 BRICS dapat semakin memperkuat hubungan Indonesia dengan negara-negara lain, khususnya melalui kerja sama yang dapat diwujudkan secara nyata.
“Semoga ke depannya Indonesia juga bisa menjalin hubungan yang baik dengan negara-negara yang ada di sini. Jadi bukan hanya sekadar dialog, tapi juga berupa suatu implementasi yang bisa semakin memperkuat posisi Indonesia ke depannya,” kata Hilyatu.
Antusiasme serupa disampaikan Aiko, mahasiswa Aligarh Muslim University yang telah tiga tahun menempuh pendidikan di India. Menurut Aiko, pertemuan langsung dengan Presiden Prabowo menjadi bentuk perhatian dan apresiasi bagi mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri.
“Kami merasa sangat diapresiasi sebagai student yang ada di luar negeri karena dapat bertemu langsung dengan salah satu orang kebanggaan kita di Indonesia,” ucap Aiko.
Antusiasme juga dirasakan Jeremia Himawan, mahasiswa Delhi University jurusan Ilmu Politik. Ia mengaku merasa terhormat sekaligus bahagia atas kedatangan Presiden Prabowo ke India yang dinilainya turut menunjukkan eratnya hubungan antara Indonesia dan India.
“Saya merasa sangat terhormat dan juga sangat bahagia atas kedatangannya, karena kedatangan Bapak Prabowo menunjukkan bahwa India dan Indonesia mempunyai hubungan yang baik,” ujar Jeremia.