JAKARTA - Operasi pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga kru kapal di perairan Selat Sunda masih nihil memasuki hari keenam pencarian. Operasi yang dilakukan di enam sektor tersebut belum menemukan tanda-tanda keberadaan speedboat maupun survivor.
"Melaksanakan pencarian kurang lebih sembilan jam dengan hasil nihil," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, dalam konferensi pers, Minggu (13/9/2026).
Amrad menambahkan, tim SAR gabungan telah melakukan penyisiran di sekitar Gunung Anak Krakatau hingga radius 5 kilometer. Tiga kapal yang dikerahkan di lokasi tersebut tidak menemukan tanda-tanda keberadaan rombongan jurnalis.
"Untuk RIB 02 Banten, KM Garuda, KM Bima, ini dari masyarakat setempat itu melakukan searching kembali di sekitaran Gunung Anak Krakatau di situ juga RIB 02 melakukan pencarian di sekitar Gunung Anak Krakatau di sekitar radius 5 km dari Anak Krakatau dengan hasil nihil," tuturnya.
"KM Garuda kurang lebih melakukan pencarian kurang lebih delapan jam dan juga nihil, KM Bima menemukan sebuah life jacket pada 09.58 WIB berwarna oranye di Pulau Rakata, di sekitaran Pulau Rakata," tambah dia.
Adapun, RIB 02 Lampung yang bermalam di Pulau Sebesi dan melakukan pencarian di area tersebut juga belum menemukan tanda-tanda keberadaan kapal. Tim hanya menemukan terpal dan galon di sekitar pulau.
Sementara itu, seluruh barang yang ditemukan akan diserahkan kepada aparat kepolisian untuk diidentifikasi lebih lanjut. Belum dapat dipastikan apakah benda-benda tersebut berkaitan dengan rombongan jurnalis.
"Untuk keseluruhan pelaksanaan operasi SAR pada hari ini akan diserahkan kembali kepada pihak yang berwenang dalam hal ini kepolisian untuk menindaklanjuti," ujarnya.
Sebagai informasi, peristiwa hilang kontak speedboat bermula saat kapal tersebut bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, menuju Gunung Anak Krakatau pada Senin 7 September sekitar pukul 14.00 WIB dengan estimasi perjalanan sekitar dua jam. Pada pukul 14.42 WIB, kapal dilaporkan hilang kontak di antara perairan Carita dan Gunung Anak Krakatau.
Komunikasi terakhir tercatat pada pukul 18.13 WIB dengan posisi di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau, sebelum kemudian tidak dapat lagi terhubung. Adapun, kapal tersebut mengangkut lima jurnalis. Sementara tiga orang lainnya merupakan kapten kapal, anak buah kapal, dan pemandu.
Identitas mereka yang belum ditemukan di antaranya:
1. Warta (Kapten kapal), 55 tahun
2. Surakman (ABK), 60 tahun
3. Heriyanto (Guide), 49 tahun
4. M. Bagus Khoirunnas (Pewarta Foto Antara)
5. Arie Basuki (Pewarta Foto Merdeka.com)
6. Yudistiro Pranoto (Pewarta Foto iNews.id), 43 tahun
7. Firdaus Wajidi (Jurnalis Anadolu Agency)
8. Donal Husni (Freelance)
(Arief Setyadi )