"Saya tidak peduli. Itu terserah mereka," ujar Trump, sebelum melontarkan kemungkinan untuk tetap mempertahankan kehadiran Amerika demi menguasai sumber daya energi kawasan. "Pada akhirnya kita akan keluar, kecuali jika kita memutuskan untuk tetap tinggal dan menguasai minyaknya, seperti di Venezuela," tambahnya.
Konflik dengan Iran yang sedang berlangsung—kini memasuki bulan ketujuh—telah menelan korban jiwa 18 personel militer AS dan memicu ketidakstabilan berkepanjangan pada jalur-jalur energi global.
(Rahman Asmardika)