JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menutup perlintasan sebidang di kawasan pinggir rel Stasiun Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Salah satu yang akan ditutup yakni perlintasan sebidang rel di Simpang Volvo, Pasar Minggu.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, Heru Suwondo usai mendampingi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau proyek pembangunan Jalan sejajar rel di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Senin (14/9/2026).
"Volvo itu kita tutup pak Gubernur, nanti Pak. Jadi setelah ini jalan (sejajar rel) ini jadi, Simpang Volvo itu akan ditutup Pak. Jadi tidak ada lagi perlintasan sebidang antara jalan dan kereta api, dan tentunya menghindari juga kecelakaan," kata Heru kepada wartawan.
Menurutnya, masih cukup banyak perlintasan sebidang antara jalan dengan rel kereta api di Jakarta. Sesuai undang-undang, hal tersebut idealnya ditingkatkan menjadi perlintasan tidak sebidang.
"Tapi tentunya ini melihat kondisi di lapangan. Kalau perlintasannya cukup kecil-kecil, kami tentunya sulit untuk melaksanakan simpang tak sebidang," tuturnya.
"Yang kami bangun adalah perlintasan sebidang antara jalan dengan rel kereta api itu yang jalannya cukup menjadi jalur utama," lanjutnya.
Sementara itu, Gubernur DKI Pramono Anung menyebut proyek pelebaran jalan sejajar ini sebelumnya telah direncanakan sejak era gubernur Fauzi Bowo. Dia mengaku tertarik mendalami proyek tersebut, lantaran tak kunjung rampung setelah melewati delapan periode kepemimpinan gubernur di Jakarta.
"Bahwa jalan ini sudah delapan Gubernur kok nggak selesai-selesai. Itu yang kemudian membuat saya tertarik untuk melakukan dan mendalami," ucap Pramono.
Dia menyebut proses pembahasan lahan untuk proyek jalan tersebut telah mencapai 70 persen. Sedangkan sisanya akan dilakukan pembebasan lahan hingga 2026.
"Alhamdulillah pembebasan lahan sekarang sudah 70 persen. Masih ada 30 persen," tuturnya.
Pramono menyampaikan Jalan tersebut akan memiliki panjang 1,7 kilometer, dengan lebar jalan 18-23 meter. Proyek jalan sejajar rel kereta api ini ditargetkan rampung pada tahun 2027 yang diharapkan dapat mengurangi kemacetan di kawasan Pasar Minggu.
"Kalau jalan ini bisa diselesaikan di tahun 2027, maka manfaatnya besar sekali karena jalan ini panjangnya 1,7 kilometer. Teman-teman lihat sendiri sekarang ini tempatnya yang masih banyak apa, bangunan-bangunan yang belum terbongkar," pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )