JAKARTA — Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, sejak Minggu (13/9/2026) sore memicu tanah longsor di sejumlah wilayah. Bencana ini menyebabkan satu warga meninggal dunia, 13 orang luka-luka, serta menutup akses jalan akibat material longsor.
Longsor yang terjadi sekitar pukul 18.15 WIB tersebut berdampak pada tujuh kampung yang tersebar di empat kecamatan, yakni Kecamatan Kebayakan, Lut Tawar, Celala, dan Silih Nara.
"Berdasarkan pendataan sementara, satu warga meninggal dunia dan 13 warga lainnya mengalami luka-luka. Petugas masih melakukan pendataan dan penanganan di wilayah terdampak," ungkap Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan dalam keterangan tertulisnya, Senin (14/9/2026).
Dari sisi kerusakan, sebanyak dua unit rumah dilaporkan mengalami rusak berat dan dua unit lainnya rusak sedang. Selain itu, sejumlah ruas jalan tertutup material longsor sehingga mengganggu akses masyarakat.
Berton mengatakan, menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Aceh Tengah berkoordinasi dengan unsur terkait dan melakukan asesmen di lokasi terdampak. BPBD juga mengerahkan dua unit alat berat, yakni satu wheel loader dan satu excavator, untuk membersihkan material longsor yang menutup badan jalan.