JAKARTA - Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim menyampaikan keprihatinan atas laporan mengenai sebuah drone yang ditangkap di dekat Makkah Al-Mukarramah, Arab Saudi.
Anwar menegaskan, bahwa setiap upaya yang dapat mengancam keselamatan maupun kesucian kota suci umat Islam tersebut tidak dapat diterima.
"Saya melihat dengan kekhawatiran mendalam laporan bahwa sebuah drone telah ditangkap di dekat Makkah Al-Mukarramah. Setiap upaya untuk mengancam keselamatan dan kekudusan kota suci Islam tidak akan diterima," kata Anwar dalam pernyataannya yang dilansir akun instagram, Rabu (16/9/2026).
Malaysia, lanjut Anwar, menyampaikan penghargaan atas tindakan cepat yang dilakukan Kerajaan Arab Saudi untuk melindungi penduduk dan para pengunjung di Makkah.
Malaysia juga menyerukan penghentian segera serangan terhadap situs-situs sipil serta tindakan apa pun yang berpotensi membahayakan tempat-tempat suci.
"Kami mendorong pihak yang relevan untuk menunjukkan pengendalian diri dan mengejar resolusi damai melalui dialog tanpa penundaan," ujar Anwar.