Kombes Fahrurozi Laporkan Akun Medsos Diduga Terkait Tuduhan Penipuan

Puteranegara Batubara, Jurnalis
Rabu 16 September 2026 13:03 WIB
Bareskrim Polri (Foto: Dok Okezone)
Share :

Setelah itu, pada pertengahan Mei 2025, WNA Malaysia tersebut datang langsung ke ruang kerja Fahrurozi bersama BY dan BA. Dalam kesempatan itu, lanjut Fransisca, kliennya menyampaikan agar mereka memeriksa langsung lokasi tambang rakyat dimaksud untuk berkomunikasi dan bekerja sama langsung dengan pihak yang membutuhkan investor.

”Yang intinya klien kami tidak tahu-menahu terkait kesepakatannya,” ucap Fransisca.

Lebih lanjut, dia menyebut, Fahrurozi sempat diajak ke lokasi tambang rakyat yang belakangan diketahui bahwa tempat itu berbeda dengan lokasi awal. Sehingga, dia meminta agar aktivitas tambang itu dihentikan karena tidak sesuai dengan aturan dan ketentuan hukum yang berlaku.

”Dan dapat mengganggu proses perizinan dan tentunya merugikan investor kenalan klien kami,” ujarnya.

Pada Januari 2026, WNA Malaysia tersebut mendadak melakukan zoom meeting dengan Fahrurozi dan memperkenalkan dua WNA lainnya. Dalam rapat online itu, Fahrurozi diminta memberikan nomor rekening dan diberitahu akan mendapat kiriman uang USD1 juta.

”Karena curiga, klien kami mencari tahu tentang orang tersebut dan diketahui yang (adalah) WNA India yang merupakan scammer di Thailand. Selanjutnya klien kami melakukan profiling terhadap SBAH (WNA Malaysia) dan BY dan diketahui mereka berdua terlibat dalam investasi skema ponzi Eurobit Indonesia,” papar Fransisca.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya