Peristiwa ini terjadi hanya dua hari sebelum Xi bertolak dari Beijing untuk menemui Presiden AS di Washington pada Rabu, (23/9/2026) guna melakukan kunjungan kenegaraan selama tiga hari.
Keduanya dijadwalkan untuk melakukan pembicaraan guna mengatasi perbedaan pendapat terkait perdagangan, kecerdasan buatan (AI), dan isu-isu strategis yang lebih luas, termasuk perang di Ukraina serta konflik di Timur Tengah.
(Rahman Asmardika)